Universitas Negeri Malang (UM), sebagai salah satu perguruan tinggi berbadan hukum di Jawa Timur, terus
menunjukkan inovasinya dalam pengembangan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, diakui bahwa
masyarakat masih memerlukan dorongan untuk menggunakan produk-produk baru ini. Di sinilah konsep “brand
switching” menjadi sangat penting untuk diterapkan, guna mendukung konsumsi dan produksi yang lebih
bertanggung jawab sesuai dengan SDGs 12.
UM berupaya memahami lebih SDGs 12 dalam pola konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab dan
perilaku brand switching atau perpindahan merek oleh konsumen ketika produk baru hadir. Melalui strategi ini, UM
bertujuan untuk menciptakan produk yang lebih menarik dan diterima luas oleh masyarakat. Dalam penelitian ini,
tim peneliti mencoba menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi brand switching, termasuk dampak pemasaran
negatif dan pengalaman negatif konsumen terhadap sebuah produk.
UM menjalin kolaborasi internasional dengan perguruan tinggi di Malaysia yang dilaksanakan di Universitas Negeri
Malang. Kolaborasi ini dipimpin oleh Dr. Titis Shinta Dewi dari UM bersama Dr. Abdul Rahim dari Malaysia.
Kolaborasi internasional ini juga merupakan langkah strategis untuk mendukung partnership for the goals sesuai
SDGs 17, yang bertujuan memperkuat kerja sama antarnegara dalam mencapai target SDGs. Dengan adanya
kemitraan ini, UM dan universitas mitra di Malaysia berharap dapat saling belajar dan berbagi strategi yang efektif
dalam mempromosikan produk baru yang berkelanjutan.
Hasil akhir yang diharapkan dari kolaborasi ini adalah terbentuknya model kampanye yang efektif dalam
menyebarluaskan informasi dan memperkuat promosi produk baru UM. Dengan langkah ini, UM optimis dapat
mengukuhkan dirinya sebagai perguruan tinggi berbadan hukum yang tak hanya kreatif, namun juga relevan dan
inovatif dalam menghadirkan produk berkualitas bagi masyarakat luas serta mendukung upaya konsumsi dan
produksi yang lebih bertanggung jawab..